0
News
    Home Amerika Serikat Donald Trump Dunia Internasional Featured Konflik Rusia Ukraina Spesial Vladimir Putin Zelensky

    Zelensky Sarankan Trump Tangkap Putin usai Pasukan Khusus AS Culik Maduro- SindoNews

    3 min read

     

    Zelensky Sarankan Trump Tangkap Putin usai Pasukan Khusus AS Culik Maduro

    Minggu, 04 Januari 2026 - 13:33 WIB
    Presiden Rusia Vladimir Putin. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sarankan Presiden AS Donald Trump menangkap Putin. Foto/TASS
    A
    A
    A
    KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyarankan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menangkap dan menahan Presiden Rusia Vladimir Putin setelah pasukan khusus Amerika menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam operasi militer di Caracas.

    Setelah pertemuan dengan penasihat keamanan nasional Eropa pada hari Sabtu, Zelensky ditanya para wartawan tentang aksi militer AS terhadap Venezuela.

    "Bagaimana saya harus bereaksi terhadap ini? Apa yang bisa saya katakan?," kata Zelensky sambil tersenyum sinis.

    "Jika mungkin untuk berurusan dengan diktator dengan cara ini, maka AS tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya," lanjut dia, menyiratkan bahwa Trump harus berurusan dengan Putin dengan cara yang serupa atas invasi skala penuhnya ke Ukraina, seperti dikutip Mail Online, Minggu (4/1/2025).

    Baca Juga: Begini Cara Pasukan Khusus Delta Force dan CIA Amerika Menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro

    Komentar Zelensky juga muncul ketika para penasihat keamanan nasional dari Eropa mengunjungi Kyiv pada hari Sabtu untuk membahas jaminan keamanan dan dukungan ekonomi seiring dengan meningkatnya upaya diplomatik yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun di Ukraina.

    Presiden Ukraina mengatakan bahwa pekerjaan pada proposal perdamaian sekarang dapat dipercepat karena Ukraina telah membagikan semua dokumen yang sedang dibahas dengan 18 penasihat keamanan nasional, termasuk yang berkaitan dengan jaminan keamanan.

    "Kami berharap bahwa pekerjaan lebih lanjut ini sekarang akan berlangsung di ibu kota negara-negara Eropa serta Kanada, Jepang, dan perwakilan lain dari Koalisi Sukarelawan," katanya, merujuk pada sekitar 30 negara yang mendukung upaya Kyiv untuk mengakhiri perang dengan Rusia dengan syarat yang dapat diterima.

    Para penasihat keamanan nasional dari Eropa mengunjungi Kyiv pada hari Sabtu untuk membahas jaminan keamanan dan dukungan ekonomi untuk Ukraina di tengah berkecamuknya perang melawan invasi Rusia.

    "Kami tidak mengalokasikan banyak waktu untuk proses ini," ujar Zelensky.

    Dia mengatakan perwakilan dari Staf Umum dan sektor militer Ukraina akan bertemu pada hari Senin di Paris, diikuti oleh pertemuan para pemimpin Eropa pada hari Selasa, di mana dia berharap dokumen tentang jaminan keamanan akan diselesaikan. Dia mengatakan akan ada juga pertemuan dengan perwakilan AS di Paris.

    Pernyataan Zelensky muncul ketika Presiden Maduro dan Ibu Negara Venezuela Cilia Flores diterbangkan ke AS telah didakwa di New York atas tuduhan kejahatan narkoba dan senjata.

    Dakwaan terhadap Maduro dan istrinya di Distrik Selatan New York telah dikonfirmasi oleh Jaksa Agung AS Pam Bondi.

    "Maduro didakwa dengan konspirasi narkoterorisme, konspirasi impor kokain, kepemilikan senapan mesin dan alat perusak, dan konspirasi untuk memiliki senapan mesin dan alat perusak untuk melawan Amerika Serikat," katanya.

    "Mereka akan segera menghadapi murka keadilan Amerika sepenuhnya di tanah Amerika di pengadilan Amerika," imbuh Bondi. Belum jelas dakwaan apa yang dihadapi istri Maduro.

    Trump kemudian membagikan foto mengejutkan Maduro di atas kapal USS Iwo Jima di media sosial, menunjukkan pemimpin Venezuela yang ditangkap itu mengenakan penutup mata hitam dan kaus abu-abu.

    Trump mengeluarkan pernyataan sebelumnya yang mengatakan AS telah berhasil melakukan serangan militer setelah beberapa ledakan mengguncang Ibu Kota Venezuela, Caracas.
    (mas)
    Komentar
    Additional JS