Sosial Media
powered by Surfing Waves
0
News
    Home Amerika Serikat Dunia Internasional Featured Israel Mesir Sinai

    Militer Mesir Siaga Perang di Sinai, Israel 'Ngadu' ke AS |Republika Online

    4 min read

      Dunia Internasional, 

    Militer Mesir Siaga Perang di Sinai, Israel 'Ngadu' ke AS |Republika Online

    Sebanyak 40 ribu pasukan Mesir telah ditempatkan di Sinai.

    Foto: REUTERS/Stringer
    Tentara dengan kendaraan militer bergerak menuju Sinai. (ilustrasi)

    REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO – Israel mulai khawatir dengan meningkatnya kehadiran militer Mesir di Semenanjung Sinai. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dilaporkan mengadu ke sekutunya, Amerika Serikat, soal kesiagaan perang Mesir tersebut.

    Penumpukan pasukan yang dilaporkan telah menjadi titik pertikaian utama antara Kairo dan Tel Aviv dalam beberapa bulan terakhir. Setelah gagal menyelesaikan masalah ini melalui pembicaraan langsung dengan para pejabat Mesir, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan meminta pemerintahan Trump untuk melakukan intervensi, Axios melaporkan pada Sabtu, mengutip seorang pejabat AS dan dua pejabat Israel.

    Baca Juga

    Dalam pertemuan pada Senin, Netanyahu menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio daftar kegiatan yang menurutnya merupakan pelanggaran serius terhadap perjanjian perdamaian Israel-Mesir tahun 1979.

    Menurut para pejabat Israel, pelanggaran-pelanggaran ini termasuk pembangunan infrastruktur militer yang dapat digunakan untuk operasi ofensif di wilayah-wilayah di mana hanya angkatan bersenjata ringan yang diizinkan berdasarkan ketentuan perjanjian.

    Mereka menambahkan bahwa Mesir telah membangun fasilitas militer bawah tanah dan memperluas landasan pacu di pangkalan udara di Sinai untuk menampung jet tempur.

    photo
    Perbatasan Israel-Mesir di gurun Sinai. - (Amir Cohen/Reuters)

    Para pejabat Israel menduga situs bawah tanah tersebut mungkin dimaksudkan untuk penyimpanan rudal, meskipun mereka mengakui bahwa saat ini tidak ada bukti nyata yang mendukung klaim tersebut. 

    “Apa yang dilakukan warga Mesir di Sinai sangat serius, dan kami sangat prihatin,” kata seorang pejabat Israel kepada Axios.

    Pejabat lain mengatakan Israel telah menyoroti masalah ini dengan Mesir melalui saluran diplomatik dan militer, namun diskusi tersebut tidak menghasilkan kemajuan. Sumber-sumber Israel juga mengklaim bahwa Mesir gagal memberikan penjelasan yang memuaskan atas penumpukan tersebut.

    Seorang pejabat Mesir mengatakan kepada Axios bahwa pemerintahan Trump tidak menyinggung masalah ini ke Kairo dan membantah tuduhan Israel.

    Halaman 2 / 3

    Sumber terpisah di Mesir mengatakan kepada Haaretz bahwa kehadiran militer di Sinai sepenuhnya didorong oleh ketakutan Kairo bahwa Israel mungkin berupaya mengusir paksa warga Palestina dari Gaza ke wilayah Mesir.

    Bulan lalu, Middle East Eye mengungkapkan bahwa Mesir telah mengerahkan pasukan tambahan di sepanjang perbatasan Gaza di tengah kekhawatiran bahwa rencana pendudukan Israel di jalur tersebut dapat memicu eksodus massal warga Palestina ke Sinai Utara.

    Sumber senior militer Mesir mengatakan sekitar 40.000 tentara kini ditempatkan di Sinai Utara, hampir dua kali lipat jumlah yang diizinkan berdasarkan perjanjian tahun 1979.

    “Tentara Mesir berada dalam kondisi siaga tertinggi yang pernah kami lihat selama bertahun-tahun,” kata sumber itu, seraya mencatat bahwa Kairo telah memberi tahu Israel tentang bala bantuan tersebut.

    photo
    Terpenjara di Gaza - (Republika)

    “Mesir bersikeras bahwa mobilisasi tersebut bersifat defensif, namun telah menegaskan bahwa setiap serangan di wilayahnya akan ditanggapi dengan tegas,” sumber itu menambahkan.

    Mesir dilaporkan telah mengerahkan kendaraan lapis baja, sistem pertahanan udara Tiongkok, pasukan khusus, dan tank tempur M60 di dan sekitar kota Rafah dan Sheikh Zuweid, serta di dekat desa al-Jura, dekat perbatasan Gaza.

    Awal bulan ini, MEE juga mengungkapkan bahwa intelijen Mesir mengungkap rencana Israel untuk menargetkan para pemimpin Hamas di Kairo, dan memperingatkan bahwa tindakan semacam itu akan memicu respons militer yang kuat.

    Loading...
    Komentar
    Additional JS